Rumah Subsidi, Layanan Online SiKasep Pun Terdampak Pendemi

reisultra.com, Kendari – Belajar dari Pendemi Covid-19 yang hingga kini belum terselesaikan dan membuat beragam bisnis menjadi terganggu hingga perekonomian pun jadi berjalan perlahan. Sektor properti adalah salah satu binsis yang terdampak, berbagai jenis produk properti jualannya anjlok dan proyek baru pun tak berjalan.

Salah satu sebabnya adalah interaksi dengan pihak-pihak lain dalam proses persyaratan yang terkendala karena aturan selama pendemi di berbagai kota.

Menurut Totok Lusida, Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) dalam sebuah forum webinar menyatakan, seharusnya pelayanan dari instansi pemerintah dan pihak lain yang terkait properti tetap berjalan jangan ditunda.

“Seperti notaris, terkait penjanjian jual beli dan lainnya saat ini belum maksimal karena adanya aturan jaga jarak dan jam kerja,” imbuhnya.

Dan seharusnya saat ini, pemerintah dan khususnya Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat melalui  PPDPP alias pusat pengelolaan dana pembiayaan perumahan mencari solusi terkait pengajuan rumah subsidi dari masyarakat melalui aplikasi SiKasep, Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan.

Walau SiKasep melalui sistem online namun ada beberapa persyaratan yang diurus dengan pihak lain dengan cara ketemu langsung. Namun cara ini terkendala karena aturan saat pendemi. Alhasil proses masyarakat memiliki rumah subsidi melalui SiKasep tertunda. Totok berharap agar proses ini bisa disiasati oleh PPDPP, sehingga proses dan realisasi rumah subsidi ini tetap bisa berjalan.

Lebih jauh Totok menegaskan bahwa SiKasep hingga kini terus memaksimalkan layanannya. Walau diakui masih ada kendala yang dihadapi dalam aplikasi ini, seperti aplikasi yang berjalan lemot.  “Aplikasi ini bagus, karena menjadi big data kebutuhan rumah. Sudah seharusnya, dari hari ke hari kinerjanya dimaksimalkan,” harap Totok.

 

simber : propertyinside.id

Foto : Istimewa