Pemerintah Tetapkan Perpanjangan Stimulus PPN Properti Hingga Akhir Tahun

reisultra.com, kendari – Pemerintah akhirnya memperpanjang stimulus pembebasan dan diskon PPN untuk produk properti seharga Rp2 miliar-Rp5 miliar. Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan aturan ini akan segera berlaku dan produk yang memenuhi syarat bisa diperpanjang hingga Desember 2021.

Stimulus pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen untuk produk  properti seharga maksimal Rp2 miliar dan diskon 50 persen PPN untuk produk seharga hingga maksimal Rp5 miliar akhirnya disahkan untuk diperpanjang hingga akhir tahun 2021 ini.

Stimulus ini diberlakukan sejak bulan April dan tadinya hanya berlaku hingga akhir Agustus 2021. Syarat lain untuk bisa mendapatkan stimulus ini yaitu produk properti harus sudah jadi (ready stock) maksimal hingga pemberlakukan stimulus ini. Selama ini perpanjangan stimulus hingga akhir tahun baru sekadar wacana karena pemerintah belum memberikan pengumuman resmi.

Akhirnya perpanjangan insentif PPN ini dipastikan hingga bulan Desember 2021 dengan begitu produk properti ready stock seharga di bawah Rp2 miliar kembali akan dibebaskan dari PPN 10 persen. Perpanjangan insentif yang sangat baik dampaknya untuk industri properti ini telah diumumkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 21 Tahun 2021 mengenai stimulus PPN yang tadinya diberikan hingga akhir Agustus akan diperpanjang hingga Desember 2021. Jadi produk yang telah memenuhi syarat yang tadinya hanya sampai bulan Agustus masih bisa mendapatkan stimulus ini hingga Desember,” ujarnya.

Saat ini tengah disusun aturan yang lebih teknis yaitu PMK yang mengatur perpanjangan beli rumah bebas PPN ini. Sri menyebut aturan ini tengah dalam tahap finalisasi dan ditargetkan pekan depan telah selesai dan akan langsung berlaku efektif.

Aturannya sendiri tidak akan berubah, artinya memang hanya perpanjangan dari aturan insentif yang telah diberlakukan sejak April-Agustus. Produk properti yang bisa mendapatkan insentif ini yaitu yang sudah jadi dan diberikan pembebasan 100 persen untuk yang harganya hingga Rp2 miliar sementara harga Rp2 miliar-Rp5 miliar mendapatkan diskon insentif PPN 50 persen.

“Saat ini PMK sedang dalam proses harmonisasi jadi tinggal selangkah lagi untuk diterapkan pada produk-produk properti seharga di bawah Rp5 miliar. Jadi kalau PMK ini sudah keluar pekan depan akan langsung bisa meng-cover perpanjangan untuk transaksi produk bulan September-Desember,” imbuh Sri.

 

Sumber : rumah.com