Pemerintah Ajak Pengembang Lebih Bersemangat Bangun Perumahan Saat New Normal

reisultra.com, Kendari – Saat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) justru meminta kepada kalangan pengembang untuk segera bangkit dan terus meningkatkan suplai produk perumahan khususnya untuk masa penerapan new normal. Hal ini supaya bisa terus meningkatkan program pembangunan sejuta rumah dan meningkatkan perekonomian masyarakat akibat dampak wabah Covid-19.

“Kami berharap para pengembang properti di Indonesia ini bisa bangkit kembali melaksanakan pembangunan rumah untuk masyarakat di seluruh Indonesia khususnya jelang pelaksanaan new normal. Ini untuk penyediaan suplai rumah sekaligus menggairahkan perekonomian,” ujar Khalawi Abdul Hamid, Dijen Perumahan Kementerian PUPR, saat beraudiensi dengan pengembang Sinar Mas Land (SML).

Sangat penting untuk terus meningkatkan kolaborasi antara pemerintah dan kalangan pengembang khususnya untuk pelaksanaan program sejuga rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah dengan anggaran terbatas tidak bisa memenuhi perumahan untuk seluruh masyarakat karena itu diperlukan peran pengembang untuk membangun.

Di sisi lain, pandemi Covid-19 telah sangat berpengaruh terhadap produksi rumah yang dibangun oleh kalangan pengembang. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diberlakukan untuk memutus penyebaran dan penularan virus antar manusia telah menjadi hambatan dalam proses pembangunan maupun penjualan produk.

Di tengah berbagai kendala dan hambatan akibat pandemi ini, Khalawi menyebut pemerintah terus berupaya untuk bisa mendorong penyediaan perumahan bisa tetap berjalan dengan baik dengan mengeluarkan berbagai regulasi maupun program perumahan yang telah ditentukan, khususnya supaya sektor ini bisa tetap berjalan dengan baik saat penerapan new normal.

“Makanya kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua asosiasi pengembang supaya bisa terus diupayakan berbagai solusi bersama terkait hambatan dan kendala yang banyak dihadapi para pengembang. Sektor properti ini menjadi salah satu pendukung pertumbuhan perekonomian yang menyerap banyak tenaga kerja, makanya pengembang juga harus semangat,” tandasnya.

Sementara itu Managing Director SML Saleh Husin menambahkan, SML sebagai pengembang siap mendukung semua program Kementerian PUPR khususnya untuk pembangunan perumahan rakyat. “Kami juga siap mendukung kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan kebijakan new normal di bidang perumahan dan siap mendukung Kementerian PUPR untuk pembangunan perumahan untuk masyarakat banyak,” imbuhnya.

 

sumber : rumah.com

Foto : istimewa