Lembaga Penyalur KPR Bersubsidi Siapkan Aplikasi Untuk Menjamin Kualitas Perumahan

reisultra.com, Kendari – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan lembaga yang menyalurkan KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan  (FLPP) kepada perbankan maupun lembaga pembiayaan perumahan. Sejak PPDPP berdiri tahun 2010 lalu, lembaga ini terus memperkuat pelayanannya dengan berbagai aplikasi online untuk memudahkan semua pihak mendapatkan informasi maupun mengakses pembiayaan perumahan bersubsidi.

PPDPP misalnya, telah meluncurkan Sistem Aplikasi KPR Bersubsidi (SiKasep) untuk memudahkan kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mengakses FLPP maupun mendapatkan informasi perumahan. Ada juga Sistem Informasi untuk Pengembang (SiKumbang) untuk memudahkan kalangan pengembang memasarkan produk perumahannya sehingga bisa terdaftar dan dipilih di dalam sistem PPDPP.

Selain SiKasep dan SiKumbang, PPDPP juga melengkapi layanannya dengan website maupun portal selain terus melakukan penguatan dan pengembangan basis teknologi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Terkahir, PPDPP juga menggandeng Badan Siber Sandi Negara (BSSN) untuk penerapan IT Security Assesment (ITSA) dan implementasi digital signature.

Untuk terus meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dan seluruh stakeholder di bidang perumahan, PPDPP terus mengembangkan berbagai sistem dan penguatan basis digitalnya. Saat ini PPDPP tengah mempersiapkan aplikasi lain untuk memudahkan dan menjamin keamanan produk perumahan yang dibangun oleh pengembang.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, PPDPP tengah mengembangkan Sistem Pemeriksaan Struktur (SiPetruk) dan dalam waktu dekat akan segera me-launching aplikasi ini. “Kami sedang mempersiapkan proses bisnisnya sehingga ke depan melalui aplikasi ini bisa dilihat kelaikan fungsi bangunan rumah dan masyarakat bisa benar-benar nyaman dalam memilih rumah subsidi yang ada di SiKasep, SiKumbang, ditambah dengan aplikasi baru ini,” ujarnya.

Berbagai sistem yang dikembangkan oleh PPDPP telah membawa banyak kemudahan dan terbukti meningkatkan minat masyarakat untuk mencari maupun mengakses kebutuhan huniannya. Pada masa pandemi Covid-19 ini keberadaan berbagai aplikasi ini juga telah memudahkan masyarakat untuk tetap bisa mencari informasi hingga mengajukan aplikasi KPR bersubsidi dari rumahnya masing-masing.

Hingga saat ini, PPDPP telah menyalurkan sebanyak 86.683 unit rumah subsidi atau senilai Rp8,8 triliun. Pencapaian ini setara dengan 84,57 persen dari target penyaluran KPR subsidi tahun ini dari target 102.500 unit senilai Rp11 triliun. Sejak tahun 2010 lalu, dana FLPP yang telah disalurkan PPDPP mencapai 742.285 unit senilai Rp53,19 triliun.

Debitur yang mengakses aplikasi SiKasep juga terus meningkat dan telah mencapai 216.992 calon debitur, 88.427 orang telah lolos subsidi checking, dan 10.803 orang sudah dalam proses verifikasi bank pelaksana FLPP. Sedangkan pada aplikasi SiKumbang telah terdaftar sebanyak 11.409 lokasi perumahan dengan 500.363 unit rumah terdaftar, 257.632 unit rumah telah terjual.

“Dengan adanya aplikasi SiKasep, SiKumbang, dan nantinya SiPetruk sistem yang kami hadirkan semakin lengkap dan bisa lebih melindungi masyarakat untuk mendapatkan produk terbaik karena sudah diatur dengan berbagai sistem ini,” beber Arief.

sumber : rumah.com

foto : istimewa