Andalkan Aplikasi Teknologi, Seperti Ini Fitur Sistem Keamanan Untuk Program Rumah Bersubsidi

reisultra.com, Kendari – Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memiliki tugas pokok menyalurkan dana KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) kepada bank penyalur.

Untuk mempermudah seluruh proses penyaluran FLPP baik bagi masyarakat bepenghasilan rendah (MBR), kalangan pengembang, perbankan, maupun stakeholder lainnya, PPDPP telah membuat berbagai aplikasi teknologi.

Sejak akhir tahun lalu, PPDPP telah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SiKasep) untuk memudahkan MBR mendaftar hingga memilih unit rumahnya. Kemudian menyusul fitur lainnya yaitu Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) untuk memudahkan kalangan pengembang menampilkan listing produk perumahannya sekaligus memberikan tanda unit rumah yang telah dipilih, terjual, hingga terhuni.

Berbagai aplikasi teknologi ini telah memudahkan proses penyaluran program perumahan bagi MBR dan seluruh stakeholder. Bahkan saat situasi pandemi Covid-19, berbagai aplikasi ini telah memudahkan masyarakat untuk tetap bisa mengakses hunian yang sangat dibutuhkannya dan itu terbukti dari masuknya data pendaftaran yang terus masuk di dalam aplikasi ini.

Menggunakan teknologi seperti ini tentu membutuhkan tingkat keamanan yang tinggi. Untuk itu, PPDPP menjadikan keamanan cyber menjadi prioritas utama dalam menjamin keamanan dan kelancaran proses bisnis penyaluran KPR FLPP. PPDPP telah menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk terus melakukan penguatan keamanan cyber dan data center PPDPP.

Kepala Sub Direktorat Deteksi Serangan Siber, Direktorat Deteksi Ancamaman BSSN Andi Yusuf menyatakan, pihaknya siap mendukung upaya penguatan keamanan cyber seluruh sistem informasi dan infrastruktur digital PPDPP.

Kemudian, Kepala Divisi Teknologi PPDPPP Moch. Icsan mengatakan, selain data center PPDPP akan menjadi hub server penerapan digital sign BSrE-BSSN, PPDPP juga akan memastikan koneksitas konsep mirroring data center PPDPP dengan data center recovery.

“Makanya dengan kerja sama ini kami semakin percaya diri dalam menjaga keamanan dan kestabilan sistem informasi dari aplikasi SiKasep, SiKumbang, maupun lainnya dari berbagai upaya ancaman cyber yang mungkin dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.

Tercatat hingga pekan lalu, data pendaftar dari kalangan MBR yang masuk ke sistem PPDPP telah mencapai 244 ribu calon debitur melalui aplikasi SiKasep. Jumlah data ketersediaan unit rumah yang dibangun kalangan pengembang yang tercantum dalam aplikasi SiKumbang juga terus meningkat.

 

 

sumber : rumah.com

foto : ilustrasi