10 Bank Syariah Catat Kenaikan Tinggi Untuk Penyaluran KPR Subsidi FLPP

reisultra.com, Kendari – Di tengah pandemi Covid-19 yang membuat sektor properti terpuruk boleh jadi tidak berlaku untuk segmen KPR bersubsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). Minat masyarakat yang tinggi untuk segmen rumah pertama membuat segmen KPR subsidi justru terus meningkat penyalurannya.

FLPP disalurkan oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sejak 10 tahun kiprah PPDPP menyalurkan KPR FLPP untuk kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), periode 2010-2020 KPR FLPP yang telah disalurkan mencapai 750.079 unit senilai Rp55,085 triliun.

Menurut Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, satu hal yang juga menarik terkait penyaluran KPR FLPP oleh bank penyalur yaitu terus meningkatnya penyaluran dari bank syariah. Dari 42 bank pelaksana yang menyalurkan KPR FLPP, dari segmen bank syariah ada peningkatan yang sangat signifikan.

“Penyaluran KPR FLPP pada tahun 2020 ini telah mencapai 104.477 unit senilai Rp10,718 triliun atau hampir 102 persen dari target penyaluran FLPP tahun ini. Kemudian jika dilihat dari jenis bank syariah, ada 10 bank syariah dengan penyaluran yang terus meningkat, artinya masyarakat banyak yang memilih skema syariah ini untuk KPR-nya,” ujarnya.

Bank syariah dengan penyaluran KPR FLPP tertinggi yaitu Bank BRI Syariah sebanyak 11.647 unit. Kemudian disusul oleh Bank BTN Syariah sebanyak 6.591 unit, Bank NTB Syariah sebanyak 1.678 unit, Bank Jatim Syariah sebanyak 1.345 unit, Bank Sumut Syariah sebanyak 908 unit, Bank Sulselbar Syariah 748 unit, Bank Aceh Syariah 732 unit, Bank BJB Syariah 664 unit, Bank Kalsel Syariah 605 unit, dan Bank BNI Syariah 586 unit.

Sementara itu penyaluran KPR FLPP dari bank konvensional yang tertinggi masih dipegang oleh Bank BTN senilai 39.942 unit. Penyaluran tertinggi kedua dipegang oleh Bank BNI sebanyak 13.313 unit, Bank BRI sebanyak 4.956 unit, Bank Mandiri sebanyak 2.593 unit, dan Bank Artha Graha sebanyak 1.447 unit.

Dari sisi bank pembangunan daerah (BPD), yang tertinggi penyalurannya yaitu BJB dengan penyaluran mencapai 5.262 unit. Arief menyebut, dengan terus meningkatnya penyaluran dari segmen bank syariah, optimisme dari seluruh bank penyalur ini semakin merata dan bagi bank sendiri menyalurkan KPR berubsidi FLPP bisa memiliki nilai tersendiri.

“Dengan menyalurkan KPR bersubsidi FLPP bank-bank ini tidak hanya memikirkan keuntungan semata tapi juga ikut berperan dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah. Selain itu, kalau yang lain mengalami perlambatan, untuk sektor KPR FLPP ini justru bisa bertahan di tengah pandemi dan itu sudah terbukti,” pungkasnya.

 

 

sumber : rumah.com

foto : istimewa