Tok, Anggaran Kementerian PUPR 2021 Rp149,81 Triliun

reisultra.com, Kendari – Pemerintah telah mengetok anggaran untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun anggaran (TA) 2021 sebeser Rp149,81 triliun. Angka ini bertambah sebesar Rp34,23 triliun dari pagu indikatif TA tahun ini sebesar Rp115,58 triliun dan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2021 telah diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Istana Negara pekan ini.

Sebelumnya, pada pekan awal bulan November ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan pagu anggaran Kementerian PUPR tahun 2021 sebesar Rp413,8 triliun. Dengan telah diserahkannya DIPA oleh presiden kepada menteri terkait maka pagu anggaran TA 2021 telah resmi sebesar Rp149,81 triliun.

Anggaran Kementerian PUPR ini kembali akan menjadi yang terbesar dibandingkan kementerian maupun lembaga lain. Presiden dalam sambutannya mengatakan, anggaran ini harus dimaksimalkan untuk menjadi penggerak roda ekonomi dan karena itu harus dilakukan lelang sedini mungkin mulai bulan Desember sehingga awal tahun depan sudah bisa bekerja.

“Untuk APBN tahun 2021 sebesar Rp2.750 triliun atau tumbuh 0,4 persen dari tahun 2020 dan ini akan difokuskan pada empat hal utama khususnya yang terkait pandemi Covid-19. Yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan membangun pondasi reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan sebagainyaa,” ujar Jokowi.

Pemerintah telah mengetok anggaran untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk tahun anggaran (TA) 2021 sebeser Rp149,81 triliun. Angka ini bertambah sebesar Rp34,23 triliun dari pagu indikatif TA tahun ini sebesar Rp115,58 triliun dan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2021 telah diserahkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Istana Negara pekan ini.

Sebelumnya, pada pekan awal bulan November ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengumumkan pagu anggaran Kementerian PUPR tahun 2021 sebesar Rp413,8 triliun. Dengan telah diserahkannya DIPA oleh presiden kepada menteri terkait maka pagu anggaran TA 2021 telah resmi sebesar Rp149,81 triliun.

Anggaran Kementerian PUPR ini kembali akan menjadi yang terbesar dibandingkan kementerian maupun lembaga lain. Presiden dalam sambutannya mengatakan, anggaran ini harus dimaksimalkan untuk menjadi penggerak roda ekonomi dan karena itu harus dilakukan lelang sedini mungkin mulai bulan Desember sehingga awal tahun depan sudah bisa bekerja.

“Untuk APBN tahun 2021 sebesar Rp2.750 triliun atau tumbuh 0,4 persen dari tahun 2020 dan ini akan difokuskan pada empat hal utama khususnya yang terkait pandemi Covid-19. Yaitu penanganan kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan membangun pondasi reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan sebagainyaa,” ujar Jokowi.

 

 

sumber : rumah.com

foto : istimewa